Transformasi Paradigmatik Pendidikan Agama Kristen di Era Digital dalam Pembentukan Karakter Remaja: Perspektif Teologis-Pedagogis
DOI:
https://doi.org/10.55606/corammundo.v8i2.649Keywords:
Adolescent Character Formation, Christian Religious Education, Digital Era, Paradigmatic Transformation, Theological-Pedagogical PerspectiveAbstract
The paradigmatic transformation of Christian Religious Education (CRE) in the digital era has become a crucial issue to be examined because the development of information technology, virtual culture, and globalization has brought significant changes to adolescents’ mindsets, behaviors, and character formation. These conditions have created various moral and spiritual challenges, such as identity crises, declining ethical sensitivity, and the increasing influence of individualistic and hedonistic values among young people. This study aims to analyze the paradigm transformation of Christian Religious Education in shaping adolescent character through a theological-pedagogical perspective that is relevant to the context of the digital era. The research employs a qualitative method using a library research approach and descriptive analysis of various scientific, theological, and pedagogical sources related to Christian education, teacher spirituality, and adolescent character development in the digital age. The findings indicate that the transformation of the CRE paradigm should be directed toward contextual, participatory, and transformative learning by positioning teachers as spiritual role models and facilitators of character formation. Furthermore, the integration of Christian values, the ethical use of technology, and collaboration among schools, families, and churches are important factors in shaping adolescents who possess strong character, integrity, and spiritual maturity amid increasingly complex digital challenges.
References
Anouw, Y., Sophian, A., & Iwaggin, A. P. (2026). Alkitab adalah dasar pendidikan agama Kristen. Yogyakarta: Madani Kreatif Publisher.
Baiduri, B. L. I. J., & Warianto, A. B. (2026). Integrasi nilai religius dalam pendidikan inklusif: Model konseptual integratif. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.
Bangun, V. Y. B., & Siman Juntak, J. N. (2025). Peran keteladanan guru agama Kristen dalam pembentukan spiritualitas siswa Kristen di SD Negeri Rejosari Surakarta. Elementary: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 5(4). https://doi.org/10.51878/elementary.v5i4.8592
Bengkiuk, M., Malelak, M. J., & Tenis, M. (2026). Membangun pemahaman yang koheren mengenai iman Kristen kepada generasi milenial di era digital. Jurnal Ilmiah Teologi dan Pendidikan Kristen, 4(1). https://doi.org/10.61404/juitak.v4i1.465
Dewi, E. S. L. (2021). Pola asuhan Kristen Christian Nurture Horace Bushnell dan implementasinya bagi keluarga di era digital 4.0. Kerugma: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 3(1), 19–32.
Ekoprodjo, H. S., & Wibowo, M. (2024). Pendidikan Kristen membentuk karakter dan nilai-nilai Kristus dalam konteks modern. Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 5(1).
Glady Symphoni Ha’aretz, E., & Sugiharto, A. (2024). Kontekstualisasi metode penyampaian pesan Injil di era digital. Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual dan Pelayanan Kristiani, 4(1). https://doi.org/10.38189/jtk.v4i1.867
Groome, T. H. (2011). Christian religious education pendidikan agama Kristen: Berbagai cerita dan visi kita. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Gultom, J. M. P. (2022). Urgensi kepemimpinan multidimensi gembala dalam era digital. Integritas: Jurnal Teologi, 4(1), 62–77. https://doi.org/10.47628/ijt.v4i1.101
Homrighausen, E. G., & Enklaar, I. H. (2005). Pendidikan agama Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Huda, Z. N. (2023). Pengaruh keteladanan guru pendidikan agama Kristen terhadap pembentukan karakter peserta didik. Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(3). https://doi.org/10.59404/ijce.v3i3.163
Ismail, J. K. (2024). Pedagogis Imitatio Paulus. Jawa Barat: Penerbit Adab.
Lase, D., & Hulu, E. D. (2019). Dimensi spiritualitas dalam kompetensi kepribadian guru pendidikan agama Kristen. Sunderman: Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora dan Kebudayaan. https://doi.org/10.35542/osf.io/agkch
Legi, H. (2021). Metode mengajar pendidikan agama Kristen. Tasikmalaya: Edu Publisher. https://doi.org/10.52879/didasko.v1i1.12
Lelau, L., Sopakua, S., & Rumahuru, Y. Z. (2024). Spiritualitas guru pendidikan agama Kristen dalam mengelola kemajemukan di sekolah (studi di SD Negeri Uspisera). Action Research Literate, 8(6). https://doi.org/10.46799/arl.v8i6.402
Manullang, C. P., Sinulingga, R. D. B., & Antonius, G. C. Y. (2026). Transformasi pikiran Roma 12:2: Strategi pelayanan kontekstual generasi Z di GBI Bengkulu. Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 4(2).
Manurung, P. T., Bangun, & Sinurat, H. (2025). Implementasi spiritualitas guru pendidikan agama Kristen terhadap peningkatan perilaku siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial (JIPSI), 4(3). https://doi.org/10.58540/jipsi.v4i3.1049
McGrath, A. E. (1999). Christian spirituality: An introduction. Oxford: Blackwell Publisher.
Palmer, P. J. (1999). The courage to teach: Guide for reflection and renewal. San Francisco: Wiley Publishers.
Pazmiño, R. W. (2008). Foundational issues in Christian education: An introduction in evangelical perspective. Grand Rapids, MI: Baker Academic.
Ramadan, M. (2021). Metode penelitian. Cipta Media Nusantara.
Rangga, O. (2024). Pembelajaran agama Kristen berbasis pengalaman: Membangun iman melalui narasi hidup. PEADA’: Jurnal Pendidikan Kristen, 5(2).
Sariyanto. (2025). Analisis penerapan pedagogik spiritualitas berdasarkan Injil Matius bagi guru pendidikan agama Kristen di era Society 5.0. Sola Gratia, 6(1). https://doi.org/10.47596/sg.v6i1.345
Sele, R., & Wijiati, W. (2024). Digitalisasi dan dampaknya bagi perkembangan psikologi remaja Kristen. Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 3(1). https://doi.org/10.59376/philo.v3i1.37
Shanan. (2025). Menemukan wajah dalam ruang digital: Kritik Emmanuel Levinas terhadap dehumanisasi dan implikasinya bagi pendidikan agama Kristen. Jurnal Shanan, 9(2). https://doi.org/10.33541/shanan.v9i2.7313
Sibarani, Y. (2021). Peran orang tua dalam mewariskan iman dalam era revolusi industri 4.0. Jurnal Gamaliel: Teologi Praktika, 3(1). https://doi.org/10.38052/gamaliel.v3i1.61
Sibuea, T., & Sihombing, E. L. (2025). Transformasi pembelajaran pendidikan agama Kristen berbasis karakter melalui pendekatan Project-Based Learning (PJBL). Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(4). https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i4.53570
Siburian, K. J. (2023). Kontribusi keteladanan guru PAK bagi pembentukan spiritualitas dan karakter siswa di era disrupsi dunia. Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen dan Katolik, 1(4). https://doi.org/10.62200/magistra.v1i4.68
Sidjabat, B. S. (1996). Strategi pendidikan Kristen: Suatu tinjauan teologis-filosofis. Yogyakarta: Andi Offset.
Sidjabat, B. S. (2009). Mengajar secara profesional: Mewujudkan visi guru profesional. Bandung: Kalam Hidup.
Sihite, A. P., & Sitohang, F. R. (2025). Pembelajaran pendidikan agama Kristen yang relevan dan inspiratif melalui strategi kontekstual. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(4). https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i4.53569
Telaumbanua, A. (2018). Peranan guru pendidikan agama Kristen dalam membentuk karakter siswa. FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika, 4(2). https://doi.org/10.34081/fidei.v1i2.9
Usman, M. U. (2009). Menjadi guru profesional. Jakarta: PT Remaja Rosdakarya.
Wahono, M., & Wardhani, N. W. (2017). Keteladanan guru sebagai penguat proses pendidikan karakter. Untirta Civic Education Journal, 2(1), 58. https://doi.org/10.30870/ucej.v2i1.2801
Waruwu, S., et al. (2024). Edukasi nilai-nilai kekudusan PAK: Implikasinya untuk membentuk karakter peserta didik di kelas 8 SMP Tunas Muda Berkarya, 4*(5).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Coram Mundo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







